Rajaular.com - Semua Masalah ada jalan keluarnya

Warga Tantang Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana: Segel Sabung Ayam Tanah Seribu Hari Ini!


BINJAI – Pelecehan terhadap supremasi hukum di wilayah Polres Binjai seakan dibiarkan terjadi. Tepat pada hari ini, Sabtu (4/4/2026), gelanggang judi sabung ayam di kawasan Pasar 5 Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, terpantau masih beroperasi secara terang-terangan dan dipadati oleh para pemain.


Sikap diam dari aparat penegak hukum menyikapi relokasi arena judi yang sempat viral ini dinilai sangat mengecewakan. Kini, bola panas berada di tangan Kapolres Binjai yang baru, AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H. Warga secara terbuka melayangkan tantangan dan mendesak pimpinan tertinggi kepolisian di Binjai tersebut untuk segera membuktikan tajinya hari ini juga.

Ujian Kredibilitas Kapolres: Hari Ini Tetap Beroperasi Bebas


Fakta bahwa arena adu jago yang diduga dikelola oleh kelompok "Mbah Naro" masih dengan leluasa menggelar pertandingan hari ini, menjadi tamparan keras sekaligus ujian kredibilitas bagi kepemimpinan AKBP Mirzal Maulana.


"Ini bukan lagi soal judi biasa, ini soal wibawa institusi kepolisian. Para mafia judi ini seolah mengejek aparat. Bayangkan, hari ini saja (Sabtu, 4/4/2026) mereka tetap buka dan ramai pemain seakan tidak ada rasa takut sedikit pun. Kami menantang Bapak Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana, untuk berani turun tangan menyapu bersih lokasi tersebut sekarang juga," ungkap salah seorang tokoh masyarakat Binjai Selatan yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.


Menurut warga, absennya tindakan tegas dari pihak kepolisian di tengah aktivitas yang terus berlangsung pada akhir pekan ini, memunculkan spekulasi liar di tengah publik mengenai adanya dugaan "setoran" atau pembiaran yang terstruktur.

Tuntutan Tegas Warga


Melihat aktivitas ilegal yang berlangsung hari ini, masyarakat merumuskan tiga desakan utama yang ditujukan kepada jajaran Polres Binjai:


    Penggerebekan Terbuka Hari Ini: Warga meminta aparat tidak hanya melakukan patroli basa-basi yang ujung-ujungnya bocor. Harus ada penggerebekan langsung hari ini saat lokasi sedang beroperasi, menangkap pengelola, bandar, hingga pemain, beserta penyitaan barang bukti uang taruhan dan kendaraan.


    Pengusutan Aktor Intelektual (Beking): Menindaklanjuti dugaan adanya keterlibatan oknum berseragam, warga menantang Polres Binjai untuk berkoordinasi dengan Propam Polri maupun Polisi Militer (POM) TNI jika memang ditemukan indikasi bekingan aparat di lokasi.


    Penutupan Permanen dan Segel Garis Polisi: Lokasi baru di Pasar 5 Tanah Seribu harus segera disegel dengan Police Line secara permanen untuk menghentikan perputaran uang haram di sana.


Presisi Polri Dipertaruhkan


Hingga berita lanjutan ini diturunkan, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana belum memberikan tanggapan resmi terkait tantangan terbuka dari warga, maupun konfirmasi dari awak media mengenai aktivitas judi sabung ayam yang masih berlangsung hari ini.


Masyarakat mengingatkan bahwa slogan PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang diusung Polri akan kehilangan maknanya di Kota Binjai jika hukum hanya tajam ke bawah, namun lumpuh saat berhadapan dengan mafia judi beromzet ratusan juta rupiah yang terang-terangan beroperasi di siang bolong.


Kini, publik Kota Rambutan menunggu: Apakah AKBP Mirzal Maulana akan menjawab tantangan warga dengan tindakan nyata hari ini, atau justru membiarkan gelanggang sabung ayam Tanah Seribu terus "berkokok" mengangkangi aparat? (Tim)

🏠
Beranda
🚨
Kriminal
⚖️
Hukum
🔍
Cari